Sang Penemu E-mail: Ray Tomlinson

Penemu Email
Saat ini, jika hendak berkirim surat, tak perlu lagi menghabiskan tintam kertas, dan juga perangko. Pasalnya, sejak kehadiran e-mail (electronic mail), praktis surat-menyurat secara fisik yang dinilai kurang efisien dan efektif mulai ditinggalkan. Memang, sampai sekarang kedua moda berkirim ini masih dijalankan. Namun jika disurvey, penggunaan surat fisik menjadi berkurang sejak kehadiran e-mail. Meskipun memang harus diakui, ada beberapa hal yang tentu tak bisa kita lakukan dengan e-mail. Seperti mengirim berkas otentik misalnya. Tapi apapun itu, e-mail menandai babak baru dalam persebaran data di dunia. Pertanyaannya sekarang, sudahkah Anda tahu siapa penemu e-mail ini? Jika ada yang bertanya demikian, jawablah dengan “Ray Tomlinson”.

Sejarah Keyboard QWERTY

sejarah keyboard qwerty
Tentunya Anda akrab dengan keyboard QWERTY, karena tidak hanya berada di keyboard komputer, namun juga terdapat di keypad ponsel. Namun pernahkah Anda berpikir dan bertanya-tanya mengapa susunanan keyboard QWERTY dibuat seperti itu? Mengapa tidak dibuat lebih mudah? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak sejarah keyboard QWERTY berikut ini, agar tidak ada keragu-raguan lagi.

Sebelum membahas tentang asal mula keyboard, ada baiknya kalau kita mengetahu terlebih dahulu definisi dari keyboard itu sendiri. Keyboard adalah suatu alat input yang digunakan untuk memasukkan perintah dan untuk memberikan infromasi ke dalam komputer. Keyboard komputer yang pertama digunakan adalah keyboard ENIAC pada tahun 1946, yang pada saat itu keyboardnya masih berwujud pembaca kartu pembuat lubang dan alat tersebut merupakan satu-satunya alat untuk input dan output.

Johannes Gutenberg, Si Penemu Mesin Cetak

penemu mesin cetak
Buku merupakan ladang ilmu yang mendorong kemajuan zaman. Kehadiran buku di tengah masyarakat telah menjadikan dunia lebih berwarna. Tanpa buku, ilmu pengetahuan boleh jadi hanya dimiliki oleh segelintir kaum. Berbicara soal buku, kita tak bisa menghindar dari mesin cetak. Dahulu buku atau kitab dibuat secara manual. Kelemahannya, jumlah buku yang tercipta sangat terbatas. Tujuan buku pun dahulu hanya sebatas arsip semata. Dengan lahirnya mesin cetak, dimulailah peradaban yang sesungguhnya. Di mana buku bisa dicetak dalam jumlah yang banyak dan seragam. Mesin cetak ini secara tidak langsung mendorong lahirnya dunia baru. Dunia dengan cakrawala ilmu yang cakupannya lebih luas. Nah, pertanyaannya, tahukah Anda siapa tokoh yang diakui dunia sebagai penemu mesin cetak? Jawabannya tentu saja Johann Gutenberg.